Breaking

LightBlog

Rabu, 20 September 2017

Peluang Juara Liga Gojek Traveloka League

Go-Jek Traveloka Liga 1 hanya tinggal menyisakan beberapalaga lagi. Sudah mulai terlihat kesebelasan mana saja yang berada di posisi terdepan untuk mengakhiri musim kompetisi sebagai juara. Kami akan membahas kesebelasan mana saja yang memilki peluang besar untuk membawa pulang trofi kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia ini. Hariini, kami mulai dengan Bhayangkara FC (BFC).

Memiliki status sebagai kuda hitam, pada awalnya tidak banyak pihak yang memprediksikan bahwa tim milik Kepolisian Republik Indonesia ini akan berada di papan atas klasemen. Tim besutan Simon McMenemy ini lebih sering dikategorikan sebagai tim kuda hitam yang akan menyulitkan kontestan lain ketimbang tim favorit juara. Boleh jadi karena tidak terlalu banyak tersorot, membuat tim yang bermarkas di Stadion Patriot ini bisa lebih fokus menjalani kompetisi. Menelan dua kekalahan beruntun dari Arema dan PS TNI di tiga partai perdana mereka, Jajang Mulyana dan kawan-kawan terus melesat hingga ke pekan ke-24. Bahkan mereka tidak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir yang dijalani. Bagaimana peluang BFC untuk bisa memenangi kompetisi kali ini? Apa yang menjadi kekuatan utama mereka? Partai mana saja yang akan menentukan? Hal apa yang akan menjegal ambisi mereka untuk meraih gelar juara?
»Berikut penjelasannya :
»Kelebihan : Di antara banyak kontestan Liga 1, BFC merupakan salah satu tim yang memiliki kedalaman skuat sangat baik. Baik secara kualitas maupun kuantitas, BFC memiliki kedalaman yang lebih dari cukup untuk mengarungi kompetisi yang panjang. Fenomena yang terjadi adalah, para pemain muda yang bermain reguler memiliki pelapis para pemain yang lebih senior dan berpengalaman, atau sebaliknya. Misalnya di sektor bek kanan. Putu Gede Juni Antara yang bermain reguler, dilapisi oleh Alfin Tuasalamony yang lebih senior dan berpengalaman. Ini belum termasuk pemain sayap Alsan Sanda yang bisa saja dimainkan di posisi bek kanan.Atau di posisi bek tengah yang biasanya diisi oleh Otavio Dutra dan Indra Khafi. BFC masih memiliki Firly Apriansyah dan Sahrul Kurniawan. Bahkan bek kiri, Fatchu Rochman, sebenarnya bisa dimainkan di posisi bek tengah. Di lini tengah, BFC bahkan memiliki tiga orang pengatur serangan sekaligus, Evan Dimas, Firman Utina, dan si bocah ajaib, TM Ichsan. Selain soal kedalaman, perpaduan antara pemain senior dan pemain muda di BFC menjadi sebuah senjata yang luar biasa. Tim ini bukan saja memiliki bakat dan tenaga segar dari para pemain muda, tetapi juga memiliki pengalaman dankematangan dari para pemain senior.
»Kekurangan : Meskipun memiliki kedalaman skuat yang mumpuni, ada duasektor di mana menjadi titik kekurangan tim berjuluk The Great Aligator ini. Posisi kiper menjadi riskan karena Wahyu Tri Nugroho sedang cedera panjang, dan kondisi Rully Desrian tidak sama baiknya. Mantan kiper Timnas U-19 tersebut beberapa kali menderita cedera sepanjang musim ini. BFC bahkan sampai mengontrak kiper senior Fauzal Mubaraq untuk mengatasi kekurangan pemain. Ditambah lagi kiper lain Awan Setho Raharjo masih hijau dan membutuhkan banyak jam terbang untuk bertarung di kompetisi yang sangat intens.Permasalahan kiper ini membuat BFC terlalu mudah kemasukan gol. Di Liga 1 musim ini mereka baru empat pertandingan bisa membuat gawangnya tidak kemasukan. Soal terlalu mudah kemasukan ini juga mesti menjadi perhatian penting bagi pelatih Simon McMenemy. Posisi penyerang pun demikian. Meskipun ditinggal Thiago Furtuoso, BFC masih memiliki Guy Junior dan Jajang Mulyana. Tapi, McMenemy sepertinya lebih senang menggunakan Jajang untuk peran yang lebih defensif. Sementara Guy Junior sendiri lebih bertipe penyerang lubang ketimbang pencetak gol ulung. Keadaan jadi sedikit lebih baik sejak mendaratnya Ilja Spasojevic .
»Pemain kunci: Ilham Udin Armayn.Permasalahan soal penyerang tengah tim kemudian justru menjadi jalan bagi Ilham Udin Armayn untuk bersinar. Ilham adalah pencetak gol terbanyak tim sejauh ini dengan delapangol. Ia beberapa kali memberikan kemenangan untuk tim, sepertiyang ia lakukan di pekan ke-23 ketika berhadapan dengan tim kuat, Persipura Jayapura. Tertinggal terlebih dahulu, Ilham kemudian keluar sebagai pahlawan tim dengan dua gol yang dicetaknya.Beberapa pihak bahkan ada yang menyayangkan mengapa dengan penampilan cemerlang seperti demikian, Ilham tidak dipanggil ke SEA Games lalu.Kombinasi Ilham dengan Dany Saputra di sisi kiri begitu berbahaya bagi tim-tim lawan. Ilham akan membuat gerakan memotong ke area tengah, yang membuat Dany bisa melakukan overlap dan bergerak bebas.Situasi ini sering luput dari pengamatan para pemain bertahan lawan yang lebih banyak fokus mengawal penyerang tengah tim. Ilham yang kemudian muncul dari lini kedua justru menjadi sesuatu yang berbahaya.Statistik akurasi tembakan sebesar 73 persen pun membuktikan bahwa Ilham merupakan pemain yang memiliki akurasi terbaik dalam urusan tendangan ke gawanglawan di antara para pemain BFC yang lain.

»Peluang dan partai yang mesti diperhatikan.
AHanya tinggal menyisakan sepuluh laga lagi saja, BFC saat ini memang bertengger di puncak klasemen. Namun mereka hanya unggul dengan satu poin saja dari Bali United. Selisih yang begitu sempit dan bisa saja tersalip andai BFC gagal memaksimalkan sisa laga yang dimiliki oleh mereka. Enam dari sepuluh laga sisa BFC di Liga 1 memang digelar dikandang sendiri, Stadion Patriot. Tetapi bukan berarti semuanya bisa berjalan mudah karena dari sepuluh laga terakhir ini, mereka masih harus berhadapan dengan tim papan atas klasemen lain seperti PSM Makassar, Madura United, Bali United, dan Persija Jakarta. Juga tim-tim kuat seperti Persib Bandung, Mitra Kukar dan Barito Putera. Skuat asuhan Simon McMenemy mesti memaksimalkan lagakandang mereka terutama ketika berhadapan dengan Bali United dan PSM Makassar pada pekan ke-27 dan ke-30. Laga melawan tim papan bawah Persela Lamongan pada pekan ke-32 pun menjadi krusial untuk mengamankan poin sekaligus mencetak gol sebanyak-banyaknya. Andai tidak begitu jeblok di laga tandang, Bhayangkara FC bisa saja mengakhiri musim sebagai juara Liga 1.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox